Tampilkan postingan dengan label Review Makan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Review Makan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 15 April 2016

Mie Ayam Santika

Sekitaran jam 5an, aku sama temen masih di Gramedia, Jl. Sudirman. Rencananya habis dari Gramed, mau langsung cuss makan, udah laper gitu tapi belum tau mau makan dimana. Di luar ternyata gerimis, duhh kita mampir kemana enaknya?

Ada ide, makan mie ayam santika, nama mie ayamnya tidak tau persis. Mungkin karena letaknya di depan Hotel Santika maka disebut begitu. Cocok nih, gerimis-gerimis makan yang anget-anget, dan akunya memang paling doyan makan "mie-mie" gitu. Lagian juga searah jalan pulang. Wahh cocok banget. Dari Gramed tinggal ke barat, ratusan meter aja. Inget, lokasinya depan Hotel Santika dan bersebelahan sama halte bus TransJogja. Jangan sampai kebablasan kayak aku kemarin, musti puter balik :) 

wuihh, sampai lokasi udah ramai dan belum dapet tempat duduk, baik yang duduk di kursi maupun lesehan. 



Tak apalah, kita bisa sedikit bersabar menunggu sambil pesen 2 porsi mie ayam dan 2 es teh dulu. Memang lagi beruntung, tak lama menunggu akhirnya bisa dapet tempat duduk. Dan pas, pesenan pun diantarkan. Setiap orang dapet 2 mangkok, mangkok satu (putih) berisi mie yang sudah ditambah pangsit goreng dan satunya (merah) berisi kuah dengan pangsit basah. Jika pangsitnya dirasa kurang bisa minta tambah loh, dan inget bayar!!! jangan bohong yak.
 

Tekstur mienya gepeng kecil gitu, hampir kayak mie ayam bangka menurutku. Ah ini mah enakkk, sampai-sampai ramen (mie koreanan gitu) kalah deh. Kalah harganya.hahaa. Lha iya, mie ayam rasa seenak ini hanya dibanderol 8000 aja loh. murmer kan?


Selasa, 12 April 2016

Angkringan Mojok

Entah ada angin apa, tetiba mampir disebuah angkringan. Angkringan ini hampir setiap hari aku lewatin ketika berangkat atau pulang kerja. "Angkringan Mojok" begitu aku baca di sebuah plakat yang tertempel. Di liat dari luar, tempatnya bersih dan terlihat asik buat nongkrong. Baru pertama ini aku mampir disini.

Konsepnya memang angkringan pada umumnya, ada gerobak yang nyediain berbagai macam nasi kucing mulai oseng mercon,teriyaki, oseng tempe dll, aneka macam gorengan, sate usus,dan kepala ayam. Namun ada pula yang menu lain yang disediakan, aneka macam menu yang katanya "menu ndadak"  (tapi aku lupa nama-namanya)

Lokasinya di Jalan Damai, bersebelahan dengan Angkringan Kring Krong. Jam bukanya dari pukul 15.00- 24.00 WIB.

Ada hal menarik ketika sampai di dalam ruangannya. Aku memilih tempat yang agak mojok, di dalam. Eh? Aku lihat di tembok ada sebuah quote dari Pramoedya Ananata Toer yang berbunyi :
"Berbahagialah dia yang makan dari keringatnya sendiri, bersuka karena usahanya sendiri dan maju karena pengalamannya sendiri" (Bumi Manusia)

Jadi teringat seseorang, dari dialah aku sedikit tahu tentang Pramoedya Ananta Toer. Dan dengannya juga pernah ada percakapan untuk kesini karena ini adalah "pertengahan kita" dari sisi lokasi. Lontaran itu terucap saat makan bareng kala itu. Inget?

Disini temanku ambil nasi kucing mercon, gorengan,sate ati dan minumnya kopi hitam nusantara. Kalau aku ambil nasi kucing teriyaki, gorengan, dan sate usus dengan minum susu jahe, biar anget. Ngangetin kenangan??

              
            nyruput susu jahe 

Aku berusaha untuk gak baper ya disini apalagi aku ditemenin wanita muda yang super duper cantik walau udah menikah punya anak satu. Aku muji loh ini, besok traktiran yak Mbak Ita, piss :)

Karena berdua sama yang sudah berumah tangga, obrolan sore itu kebanyakan tentang hal-hal yang serius. Ih mbak, kebongkar semua rahasiamu :p.



Rabu, 23 Maret 2016

Bakso Tengkleng Mas Bambang Jogja

Hal yang paling aku suka dari hujan itu suasananya. Ngademin gimana gitu. Bener juga sih, kalau hujan bisa bikin galau. Entah, mungkin karena terbawa suasana aja kali ya, jadi tanpa dikomando mendadak inget kenangan, mendadak ngelamun, mendadak melow atau apalah itu . Tapi ada gak yang kayak aku, kalau hujan mendadak lapar?  Langsung kebayang enaknya makan mie-mie an atau bakso atau minimal yang anget-anget.  iya gitulah? Kamu juga?

Saat hujan kali ini, aku mampir ke Bakso Tengkleng Mas Bambang Jogja letaknya di Jl Monjali  selatan persis Pom Bensin Monjali  Tempat ini direkomendasiin sama temenku. Katanya sih enak. Penasaran!

Jumat, 19 Februari 2016

MeLumerkan Curhatan di Lumer Cafe

Memiliki teman yang bisa diajak berbagi kisah memang menyenangkan, apalagi temanmu itu bisa mengerti dengan semua hal yang kamu alami. Ditambah, dia selalu memberikan nasehat dan tips-tips yang menurutnya baik untuk kita, tanpa disadari itu sangat membantu dan itulah yang sangat dibutuhkan kita. Hebatnya lagi, ternyata dia mengerti privasi kita , dia simpan rahasia kita. Ujung-ujungnya kamu bisa nyaman berbagi kisah dengannya, tanpa perlu takut, kisahmu dibocorkan ke yang lain. Selain itu,ternyata dia teman yang sekaligus bisa diajak easy going . 

Dialah mbak Ita, rekan kerjaku sekarang (ntah kedepannya apa kita masih tetap di kantor yang sama??)  

Awalnya kita ini sering hangout bareng selepas kerja, kebanyakan untuk melepas kepenatan dikerjaan. Kita searching tempat makan yang menarik dimana, atau mencicipi kulineran baru yang sedang trend, langsung cuss deh.

Sore itu, kita memilih di Lumer Cafe, lokasinya di Jl. Kaliurang KM 8,5, lokasi yang dekat dengan lokasi tempat kerja. 

Kita memilih tempat yang di dalam dan agak mojok sebenarnya, memilih tempat yang  kami anggap nyaman. Eitsss, tempat ini dilengkapi wifi dan ada colokannya juga loh, jadi cocok tuh buat nongkrong sambil ngerjain tugas atau skripsi, streamingan atau malah apa gitu. Terserah deh.




Awalnya kita pasti liat-liat daftar menunya (lupa dokumentasiin), pilih-pilih sesuai selera dan yang paling penting sesuai isi kantong yak.hahaa. Aku gak inget menunya apa aja, pokoknya namanya ala-ala western, koreanan juga. Ada aneka pasta, burger, polka rice, ramen dll dengan harga sekitaran 15k keatas. Minumnya ada aneka jus, milkshake, ginger dan lain-lain dengan harga sekitaran 6k keatas.

Trus ngobrol ngalur ngidul yang gak jelas, bicarain tempatnya lah, menunya lah, harganya lah dan mas-mas mbak-mbak yang ngelayanin pun bisa jadi bahan obrolan. Dan yang gak kalah penting, mengabadikan momen, narsis maksudnya :) 




Karena lagi agak gak enak badan (Flu, batuk gitu), pesan yang anget-anget. Hot Chocolate dan Ramen dipadu Grill Chicken dengan rasa Michi (asin). Mbak Ita  juga pesan ramen tapi dengan rasa Toyu ( pedas asin)


Dengan makan, obrolan pun bisa berlanjut ke pembicaraan yang serius. Trus jadi malah curhat colongan deh. Entah, aku bisa aja cerita hal apapun. Mungkin aku sudah merasa nyaman dan percaya sama mbak ita. Setelah cerita biasanya menjadi sedikit lega. 

Terimakasih sudah mau menemani dan mendengar keluh kesah, dibonusin nasehat pula . Gomawo, eonni.:)
Kelak, kita akan diingatkan kembali untuk mengenang semua cerita-cerita yang pernah terungkapkan.    

Jika ingin ke Lumer Cafe, klik link ini  Lokasi Lumer Cafe